SAVE RAWA PENING #2 GUYUB RUKUN GUGUR GUNUNG RESIK-RESIK RAWA PENING
Kelestarian lingkungan serta ekosistem di hamparan Danau Rawa Pening dari tahun ke tahun semakin memperihatinkan. Penyebabnya adalah keberadaan tumbuhan eceng gondok yang kian meluas. Pertumbuhan eceng gondok ini pulalah yang membuat ekosistem perairan di Rawa Pening seluas 2667 hektar menjadi terganggu.
Menanggapi kondisi ini, kelompok relawan SAR Bumi Serasi kembali menggelar agenda Guyub Rukun Gugur Gunung Resik-Resik Rawa Pening. Sama seperti tahun sebelumnya, acara yang dilaksanakan pada Minggu,1 Mei 2016 ini menggambil tajuk Save Rawa Pening #2.Kegiatan dipusatkan di Dermaga Dusun Sumurup, Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.
Gugur Gunung Resik-Resik Rawa Pening diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan. Di antaranya BPBD dan SAR se-Jateng, pecinta alam, komunitas peduli lingkungan, TNI, dan masyarakat umum. Kegiatan yang sudah kali kedua dilaksanakan ini dipimpin Gubernur Jateng Ganjar Pranowo didampingi Bupati Semarang Mundjirin.
Tak ketinggalan, divisi kita yaitu Paguyuban Pecinta Alam Bandhawa Loka Salatiga,ikut berpartisipasi secara aktif dengan menurunkan 5 personelnya untuk bergabung bersama para relawan dalam kegiatan tersebut.
Peserta dalam kegiatan ini dibagi dalam 3 area, yang meliputi area air, darat dan umum. Di area air, peserta memotong pulau eceng gondok di kedalaman antara 30-80 sentimeter. Eceng gondok yang sudah dipotong ini kemudian dimasukan ke karamba atau awir. Sementara di area darat, para peserta bertugas memotong serta mengangkat eceng gondok ke tempat penampungan sementara, sebelum dimasukkan ke awir. Sedangkan, yang bertugas di area umum membantu pelaksanaan peserta yang bertugas di air maupun darat.
"Membersihkan eceng gondok bisa menjadi pengalaman baru berwisata di Rawa Pening. Ada keunikan tersendiri, sekaligus sebagai sarana mengedukasi agar orang peduli lingkungan," kata Ganjar.
Selanjutnya,wisatawan yang sudah membersihkan eceng gondok akan menuliskan namanya di sebuah papan yang sudah disiapkan. Bahkan jika hal itu sudah dilakukan lebih dari tiga kali, wisatawan akan mendapatkan sertifikat khusus.
Ganjar yakin jika langkah-langkah itu dilakukan, maka para wisatawan dari kalangan akademisi, komunitas sosial, siswa yang study tour, bahkan turis mancanegara akan tertarik berwisata ke Rawa Pening.
"Mereka akan belajar tentang eceng gondok, diajak prihatin bahwa Rawa Pening yang indah ini terancam oleh sedimentasi," lanjutnya.
Ganjar menambahkan, revitalisasi Rawa Pening sudah diprogramkan Pemerintah Pusat. ia memastikan bahwa Detail Enginering Design (DED) Rawa Pening yang saat ini tengah disusun Kementerian Pekerjaan Umum akan selesai tahun ini. Diharapkan pada tahun 2017, penataan Rawa Pening bisa dilaksanakan. Namun, pihaknya juga ingin ada keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk ikut menyelamatkan Rawa Pening.
"Saya ingin ada pembersihan rutin. Jadi saya minta dihitung kalau mau membersihkan semuanya itu butuh waktu berapa lama, orangnya berapa, alatnya apa saja,"
Gubernur Jawa Tengah berharap dengan adanya program revitalisasi ini didukung dengan keterlibatan masyarakat, Rawa Pening akan menjadi obyek wisata kebanggan Jateng.
"Mulai hari ini saya ingin Rawa Pening tidak bikin pening lagi, tapi mendatangkan keindahan dan kebahagiaan," ucapnya.(Chandra Tri H)
ABOUTME
Hi all. How Are You? What can I say, we are the best..






0 komentar:
Posting Komentar